January 6, 2015

Interview with HYPOCHONDRIAC

HYPOCHONDRIAC merupakan trio brutal death metal asal Padalarang, Bandung dan resmi terbentuk pada Oktober 2009. Meskipun terhitung belia, mereka cukup apik memikat audiens dengan musikalitas bdm yang terbungkus melalui ritme groovy yang catchy. Pada 1 November 2014 silam, secara resmi mereka berhasil menelurkan promo demo perdana bertajuk "All Your Shitty Word Will Rape Your Self" yang memuat 4 track (Baca juga: Review "HYPOCHONDRIAC - Promo CD").

Rilisnya promo tersebut sekaligus juga menunjukkan kesiapan mereka untuk meramaikan scene underground ditanah air. Dengan bermodal sebuah promo tersebut mereka juga tengah gencar mencari label yang bersedia untuk memaksimalkan bakat diri serta potensi mereka secara optimal.

Dalam sesi tanya jawab bersama Therry Buldansyah (Gitar) saya sedikit akan membahas perihal mengenai proses penggarapan promo demo 2014 mereka hingga rilis dan tentu tentang hal menarik lainnya. Let's check out guys..

Admin: Assalamualaikum selamat siang kang Therry, gimana kabar HYPOCHONDRIAC?
Therry: Walaikumsalam mas Edi, kabar dari HYPOCHONDRIAC Alhamdulillah baik-baik saja mas..

Admin: Bisa dijelaskan secara rinci hehe.. tentang arti nama HYPOCHONDRIAC?
Therry: Kalau soal menjelaskan nama dari HYPOCHONDRIAC, saya sedikit bingung. Soalnya yang ngasih nama ex guitaris kami Wanda Julian. Mungkin kalau menurut saya dan Aldy, arti dari HYPOCHONDRIAC kalau tidak salah orang yang khawatir akan kesehatan dirinya. Mungkin menurut ex guitaris kami, semua personil mempunyai kekhawatiran akan kesehatan. hahahaha..

Admin: lineup HYPOCHONDRIAC sekarang?
Therry: Sekarang lineup nya cuman bertiga, mulai dari Aldy (Vocal) saya sendiri Therry (Guitar) sama Gielang (Drum). Dan Bass masih memakai Additional.

Lineup Hypochondriac saat ini, L to R: Gielang (dram) - Aldy (vokal) - Therry (Gitar)
Photo: taken from Hypochondriac Official Facebook




















Sebelumnya lineup HYPOCHONDRIAC diisi oleh 4 personil. setelah Indra (Bass) memutuskan untuk keluar akhirnya hanya tersisa 3 personil saja. Sementara mereka menggunakan additional bass saat tampil (live)

Admin: Berapa lama anda mematangkan seluruh konsep dan material promo demo 2014?
Therry: Mematangkan konsep dan material hampir 6 bulan lamanya mas…hahaha dan Alhamdulillah akhirnya bisa rilis.

Admin: Album apa yang sangat menginspirasi anda terutama dalam membentuk fondasi kokoh promo demo 2014 kalian?
Therry: Album yang menginspirasi kebanyakan dari band-band death metal, seperti DISAVOWED, DEEDS OF FLESH, GORGASM Dan SUFFOCATION.

Admin: Seperti apa mekanisme yang kalian hadapi dalam mencipta sebuah materi? Dan biasanya ide serta masukan datang dari mana?
Therry: Kalau soal ide dan masukan kita bertiga membagi tugas masing-masing, mulai dari material saya sendiri yang membikin konsepnya, dan ketukan Drum Gielang, lirik Vocal Aldy.

Seluruh material dibuat oleh therry (gitar)
Photo: taken from therry buldansyah Facebook




















Admin: Berapa lama kalian melahap seluruh sesi recording?
Therry: Kalau dari keseluruhan mungkin cuman drum yang masuk studio recording selama 1 shif. Guitar, Bass dan Vocal Home recording. Biar menghemat biaya untuk promo demonya mas… hahahaha

Admin: Punya cerita menarik dibalik proses pengerjaan materi promo demo hehe..?
Therry: Sepertinya ngga ada, lancar - lancar aja hahaha

Admin: Sempat menjumpai efek stress dan salah paham kala menggarap promo?
Therry: Kalau soal itu alhamdulillah ngga ada salah pahamnya, mungkin efek stress ada di saya sendiri. hahaha

Admin: Pada nomor “Madness Queen” bisa dijelaskan secuil tentang isi lirik tersebut?
Therry: Madness Queen bercerita tentang seorang wanita yang sangat cantik. Dia selalu mendapat apa yang diinginkannya, tetapi tidak peduli bagaimana cara mendapatkannya entah itu merebut, menipu hingga membunuh.

Admin: Ide konsep artwork cover yang mengerikan itu didapat dari siapa? Lalu siapa sang eksekutor-nya?
Therry: Idenya dari saya dan Aldy. Eksekutornya bernama Wildan Rayusman (KAMAR HITAM ART)

Konsep cover oleh therry dan aldy. lalu cover dibuat oleh wildan rayusman
Photo: taken from Hypochondriac Official Facebook




















Admin: Seberapa puas kalian menyikapi keseluruhan materi promo demo 2014? Jika diberi opsi penilaian dari 1-10 berapa nilai klimaks anda?
Therry: Kita bertiga sangat puas dari keseluruhan materi promo demo 2014. Hmmm mungkin menurut saya nilainya 8 aja. Hahaha belum tau kalau menurut orang yang udah denger…

Admin: Sejauh ini bagaimana tanggapan berbagai pihak perihal promo demo kalian?
Therry: Brutal Death Metal !!! \m/

Admin: Perilisan kalian lakukan melaui Slaughtered Records. Seperti apa awal mula kalian join dengan label tersebut? Akan berapa lama kalian bekerja sama?
Therry: Nah ini yang saya akan jelaskan, slaughtered records adalah label dari kita sendiri. Biar di cover ada Records nya jadi biar ga terlalu sepi di cover mas. Hahaha... soalnya CD dan Cover kita sendiri yang buat.

Admin: Bagaimana anda menyikapi scene underground dikota Bandung yang hingga kini terus menggeliat? Langkah yang kalian hadapi setidaknya agar bisa tetap eksis?
Therry: Bandung harus tetap menggerilia setiap tahunnya. Dan dari langkah yang kita hadapi, selalu tetap optimis dari apa yang telah kita lakukan untuk band ini setiap harinya.

Admin: Keluarga mendukung penuh langkah kalian menjadi musisi?
Therry: Namanya orang tua, masing-masing pasti selalu mendukung.

Admin: Rencana dalam waktu dekat dan panjang, apa yang kalian bangun bersama HYPOCHONDRIAC?
Therry: Rencan dalam waktu dekat kita ingin mengeluarkan Album pertama kita, dan untuk waktu panjangnya semoga kita bertiga dapat selalu solid dan menambah personil tetap untuk posisi bass.

Admin: Apa akan ada rencana semisal, untuk menggarap mini album (EP) ataupun malah kepikiran untuk membuat full album?
Therry: Sudah ada rencananya untuk menggarap Full Album pertama. Doakan saja...

Admin: Setelah anda memiliki modal promo tersebut, apa harapan kalian kedepan?
Therry: Harapan kedepannya, setiap orang yang mendengarkan lagu dari HYPOCHONDRIAC dapat merasakan kepuasannya sendiri. seperti halnya kita.

Admin: Jika seandainya kalian diberi opsi untuk memilih record label, label apa yang anda idam-idamkan sejak lama? alasanya?
Therry: Label yang di idam-idamkan sejak lama yaitu EXTREME SOUL PRODUCTION. Alasannya cuman satu kata “MENGAGUMKAN”.

Extreme soul production menjadi label yang mereka idamkan sejak dulu
Photo: taken from ESP Official Facebook



















Mereka beranggapan Extreme Soul Production merupakan label yang mengagumkan dan diidamkan sejak dulu. Dan mereka berharap agar bisa bernaung di label pimpinan om Iwan tersebut.

Admin: Menurut anda bisa jawab, apa saja 5 album death metal paling berpengaruh hingga sekarang?
Therry: Disavowed - Perceptive Deception
Deeds Of Flesh - Crown Of Soul
Suffocation - Effigy Of The Forgotten
Pyaemia - Cerebral Cereal
Disgorge - Parallels of Infinite Torture

Admin: Ada pesan dan apresiasi untuk semua pihak yang telah mendukung penuh kalian selama ini?
Therry: Terima kasih untuk semua pihak yang selalu mendukung HYPOCHONDRIAC dan teman-teman yang selalu membantu kita untuk tetap ada. Dan terima kasih juga untuk Pasukan Mati atas obrolannya. \m/

January 5, 2015

HELLSKUAD PRESS RELEASE

" HELLSKUAD PRESS RELEASE "

ALBUM KETIGA YANG PENUH KEJUTAN !
Setelah rilis album perdana via COYOTE Recs (rusia) dan album kedua bersama PATHOLOGICALLY EXPLICIT (spanyol) kini melalui label lokal EASTBREATH Recs HELLSKUAD akan merilis album penuh ketiga yang akan di beri judul LIEGE OF INVERACITY ! judul album yang terinspirasi dari salah satu lagu SUFFOCATION ini sepertinya sesuai dengan ilustrasi yang di konsep oleh deady velo dan di eksekusi oleh artworker terbaik tanah air RUDI GORGINGSUICIDE sebagai cover album terbaru.

Sejak album perdana konsep album HELLSKUAD memang selalu penuh keroyokan talenta talenta death metal tanah air dalam penulisan lirik dan untuk album baru ini dengan bangga HELLSKUAD turut di bantu oleh SOFYAN HADI (death vomit) JOSH (asphyxiate) JANUARYO (Perverted dexterity) ARMAND BOYD (disembowel recs) BOY (sabaoth) dan vokalis manis nan garang SILLIYA AMOY (distructed) yang menyumbangkan suaranya di album ini.

Untuk area distribusi selain cakupan nasional yang akan di handle oleh EASTBREATH dan beberapa partner distributor lokal juga akan distribusikan oleh SEVARED recs (US) COYOTE recs (russia) AMPUTATED VEIN (jepang) PRIME CUTS MUSIC (australia) dan kemungkinan akan bertambah salah satunya oleh label asal thailand dan jerman.dan jika terealisasikan album ini juga akan secara terbatas di rilis eksklusif versi aussie oleh salah satu label di sana namun sejauh ini masih dalam tahap negoisasi.

Dalam proses album ini hanya menyisakan 3 personil di tubuh HELLSKUAD yaitu:
Deady velo : guttural, gitar
Elazar ibrahim : bass
Kutwo alfian : drum

Masuknya putra dari gitaris legendaris eet sjahranie (EDANE) yaitu Elazar ibrahim sjahranie di posisi bass memang sangat membawa semangat baru di tubuh HELLSKUAD lewat cabikan liar di nada rendah dan aksi panggung ganas yang tidak kalah oleh sang ayah.

Album yang catchy,simply groovy masih menjadi ramuan wajib bagi hellskuad namun di album kali ini akan banyak kejutan tidak terduga yang tak pernah terpikirkan sebelumnya.
GET READY TO BE SLAMMED

C/o :
Deady velo
083874567649
Deadmerch(at)yahoo.com

January 3, 2015

ABHIRA Umumkan Detail Track List Album Debut "Itihasa Purushartas"

Pasca rilisnya promo demo pada tahun 2014 silam via label independent Brutal Infection Records yang memuat 2 lagu beratmosfir gelap berjudul 'Deragatory Crushader' dan 'The Hollywar', ABHIRA gerombolan blackened death metal asal kota Jakarta ini merencanakan akan melanjutkan kembali sebuah rancangan kengerian penuh horor berselimut ruang kelam lewat karya anyar berlabel album debut "Itihasa Purushartas". Menurut rencana debut album tersebut akan rilis pada awal tahun 2015 ini.

9 track akan menjadi nilai kepatutan untuk disimak bagi pemuja fanatik band besar seperti GOD DETHRONED, HOUR OF PENANCE hingga BEHEMOTH selain tentu saja persembahan komposisi tema lirik bermuatan kisah dari negeri mahabharata.

Berikut track list album debut "Itihasa Purushartas":
1. Intro
2. The Beginning
3. The Assembly
4. The Forest
5. The Exiled
6. The Effort
7. The Liberation
8. The Slaughter
9. The Falsehood

http://www.reverbnation.com/Abhira
https://www.facebook.com/abhiradeathmetal

January 2, 2015

LIVILIUM Terbitkan "The Omega of Human Race" (OFFICIAL VIDEO)

Memanfaatkan momentum 1 Januari kemarin, LIVILIUM duo death metal cadas asal ibukota Jakarta resmi merilis sebuah official video bertajuk "The Omega of Human Race". Video berdurasi 4 menit 14 detik ini memvisualisasikan sebuah keadaan suatu bencana serta detik-detik menjelang kehancuran.

Sebelumnya, band yang beranggotakan Alfan Afero [Brutal Infection Records] (Vocals) dan Krisnanda Yusuf (Guitars) ini juga telah melepas sebuah promo yang memuat 2 track belum lama ini.








Please check and give a little space of your ears and eyes to hear and see this destruction. !!!

December 31, 2014

5 Album Death Metal Terbaik 2014

Hanya hitungan beberapa jam lagi kita akan meninggalkan kesan memorable dan akan berganti menuju tahun yang berharap akan menjadi sebuah ekspektasi besar memasuki sebuah lorong dimensi baru dengan tingkatan musik yang lebih beragam.

Dari judul artikel diatas saya akan membawa anda untuk memutar kembali memori di tahun ini perihal 5 album death metal terbaik sepanjang 2014. Penilaian dari ke-5 album tersebut terfokus pada berbagai aspek penting yakni seperti: penyampaian lirik, aransemen musik, mixing & mastering hingga sound output.

Poling ini kami dasari tanpa adanya intervensi pemerintah maupun pihak lain hehe… dan 100% murni dari hasil olah rekam otak dan telinga saya selama berhari-hari mendengar maha karya mereka. wokehh gak usah panjang lebar, mari disimak top 5 album death metal terbaik sepanjang tahun 2014 let’s chek out..!!

5. MALTREAT DEAFEN "Perpetual Ruination" (Fresh Blood Management)
Ini merupakan salah satu debut album yang paling menyita perhatian saya semenjak kemunculanya ke permukaan. Dengan penyampaian gaya bdm dalam arti luas (perlu mendengar berulang kali agar bisa menikmati musik yang mereka sampaikan).

Tak melulu soal berondongan blast beats, “Perpetual Ruination” memberikan sebuah esensi musik dengan aransemen terstruktur dan terkesan tanpa asal berisik. Simak nomor keren seperti ‘Lepas Kendali’ dan ‘This Is Hell’.




4. KALUMAN "Self-Titled" (Self Released/Independent)
Kala pertama kali muncul dengan formasi yang super wah, saya berpendapat bahwa debut album mereka bakal paling banyak diburu dan laris dipasaran meskipun mereka beranggapan KALUMAN hanyalah sebuah project band. Bisa dibayangin jika para peracik aransemen maha dahsyat dari nama besar JASAD, TURBIDITY hingga BLEEDING CORPSE diblender jadi satu maka apa yang terjadi ??

Dengan jargon ‘groove anjing edan’ hihi..KALUMAN menebar pesona lewat ritme apik pematah tulang leher hingga lumpuh, mix & mastering yang aduhai plus sound yang ditata so clean dan jernih. Death metal tak mesti sebuah hamparan tempo express dan permainan super ngebut? mungkin album ini bisa menjadi jawaban yang amat logis.

3. CARNIVORED "No Truth Found" (Self Released/Independent)
Semenjak kemunculan debut album “Revival” yang cetar membahana itu, saya berpendapat bahwa band ini memiliki prospek musik yang bagus.
Dengan tak hanya berpatok pada gaya death metal saja, “No Truth Found” terlahir menjadi sebuah karya yang lebih modern, mewah dan berkompromi.

Recording yang memakan 20 shift dalam kurun waktu 2 minggu tersebut memang tak berakhir sia-sia belaka, kesolidan tiap instrument sangat jelas terjamah tiap sisi dinding saraf telinga. Belum lagi instrument gitar yang dikesankan untuk bernyanyi, terlebih dengan lyrical yang tersampaikan sangat mengagumkan, growl parau ditunjang dengan pelafalan lirik yang begitu sempurna dan maksimal serta terdengar tanpa ada cacat sedikit pun, salut untuk brader Ronald. Simak aja nomor magis mereka seperti ‘Heresy of the Priest’, ‘Angels of Piggish’ dan ‘No Truth Found’. Hunt this album, maha karya dengan taste bule.

2. DIGGING UP "Disseminated Inapparent Infection" (Disembowel Records)
Walau telah malang melintang di scene underground hampir 1 dekade lamanya, album ini merupakan debut sekaligus yang menandai pecahnya discography mereka. Pencapaian 8 tahun akhirnya benar-benar diganjar setimpal tanpa ampun. Dengan pengaruh gaya US death metal yang tercium kuat, album ini menjadi salah satu kenapa saya amat sangat menunggu lama hingga beberapa kali menanyakan ke pihak band maupun label kapan siap untuk dilepaskan hehehe…

Menurut saya album ini pantas bila disejajarkan dengan para jawara death metal scene local macam JASAD dan SIKSAKUBUR. Jika era keemasan “She Lay Gutted” digabungkan dengan kerumitan “Inbreeding the Anthropophagi” maka apa yang terjadi ?? bisa dipastikan “Disseminated Inapparent Infection” adalah jawaban yang mutlak.

1. DEATH VOMIT "Forging A Legacy" (Armstrech Records)
Bukan hanya sekedar nama besar tetapi juga mampu menghadirkan sebuah karya yang terlihat megah dan mewah. “Forging A Legacy” menjadi sebuah penantian panjang selepas album fenomenal “The Prophecy”. Sangat wajar jika saya menyebut album mereka kali ini merupakan sebuah pencapaian besar dan menjadi masterpieces yang menghentak kala band death metal lainnya menyajikan musik yang itu-itu saja.

Album ini juga mempunyai arti kalimat dedikasi menjadi bagian teramat penting untuk diucapkan terutama untuk sang mendiang Agung (R.I.P. 2000). Menyoal aransemen, DEATH VOMIT adalah jagonya. Sound tercipta amat berkelas dan kesan elegan juga terancang begitu sempurna. Tentu pesona department solois Dennis Munoz juga menjadi nilai estetika yang wajib anda nikmati. Silahkan disimak kesemua nomor yang akan membuat anda mati secara perlahan.

Well, dari beberapa review singkat diatas mungkin ini menjadi sedikit gambaran tentang perjalanan yang kita alami selama tahun 2014 ini. Berbeda pendapat dan gak sepaham itu merupakan hal yang wajar hehe… dan saya berharap pada tahun mendatang akan terus terlahir karya-karya fenomenal dan mencengangkan. Saya juga akan tetap fokus menyajikan review guna memberi seleksi masukan kepada pendengar dan tentu mempromosikan album dari band itu sendiri dengan tetap mengedepankan nilai idealisme luhur.
Foto: CD kolpri (kecuali maltreat deafen pemberian dari label FBM)

ONLY PHYSICAL RECORD ARE REAL !!!

December 23, 2014

CD Review "BLEEDING CORPSE - Condemned to Suffer"

6 tahun menjadi akhir penantian panjang pasca keberingasan album debut “Resurrection of Murder” yang rilis tahun 2008 via Pieces Records. Full-length album yang kala itu tergolong fenomenal dan cukup berpengaruh pada prospek scene metal di kota Bandung. Dengan pengaruh biadab antara kombinasi high-tempo ala DISAVOWED dan riffs tanpa ampun milik DISGORGE album tersebut juga menuai beragam komentar positif dari banyak pihak.

Kembali ke pembahasan, 25 Agustus 2014 menjadi tanggal keramat sang ‘terkutuk untuk menderita’ itu akhirnya termuntah ke pusaran bumi nusantara. Sebelum jadwal resmi rilis, publik terlebih dahulu diberi kesempatan mencicipi material baru mereka lewat rilisan single berjudul “Konspirasi Ajal”. Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan punggawa anyar Yadi Behom (ex-JASAD, ex-MOTORDEATH, ex-MORTIR, ex-NECROPSY, ex-ROTTENATOMY) yang sekarang mengisi posisi vokal menggantikan Bob Rock sang maestro guttural dari kota kembang.

Kesampingkan dulu problem salah cetak urutan track list pada back cover, ternyata eh ternyata bc hadir sedikit berbeda dengan melibatkan sentuhan heavy breakdowns peremuk tulang dan beat-beat groove penendang bokong. Lyrical masih penyambung dari album terdahulu yakni tentang pembunuhan, gore dan mutilasi, dimana nuansa bau anyir darah amat kental terasa tercium. Jika ditilik dari segi produksi rekaman tentu kesan paling kuat terletak pada sound gitar yang kasar bak gemuruh petir bercampur angin puting beliung, beruntung output masih terdengar cukup harmonis. Sengaja atau gak sound kasar seperti itu seperti hendak menyeret ke era old-school death metal macam album “Like an Ever Flowing Stream” milik DISMEMBER ataupun “Left Hand Path” milik ENTOMBED.

Sedangkan betotan bass tampak matching dengan sound gitar tanpa harus terkesan dominan ataupun jauh terlempar, sesekali juga department bass sengaja dibiarkan untuk berperan solo. Atmosfer drum yang terbalut dalam ruang blastbeats masih tersaji relatif dominan juga dengan beberapa variasi double bass drum yang kick ass. Daya pikat tentu saja terletak pada auman death growl kuyup yang diselingi dengan guttural vocal Yadi Behom. Kesan gagah bak raksasa begitu terasa dari figur sentral scene Bandung ini.

Overall, walau “Condemned to Suffer” memberikan taste berbeda dari album debut “Resurrection of Murder” tapi tingkat kerapatan dan kecepatan tergolong tak jauh beda. Peletakan fondasi musical yang kokoh ditambah dengan aransemen jempolan menjadi sebab utama anda harus memiliki album ini. Walau ada sedikit minus karena urutan track list yang gak sesuai namun itu tak jadi soal, bc tetaplah bc sebuah nama besar yang patut diperhitungkan dikancah musik metal nusantara. Beli album ini atau anda akan terkutuk untuk menderita seumur hidup !!! 8/10 (Edi Wibowo)

Tracklist
1. Exhumed the Feast Massacre
2. Repository of Pervesity
3. Department Inhuman Putrefaction
4. Condemned to Suffer
5. Selebrasi Ujung Belati
6. Konspirasi Ajal
7. ......Derangement
8. Carnivore of Malignant